(-_-“)………………

Abi bilang lebih baik tahun ini ketimbang nanti-nanti.
Abi bilang lebih baik negeri lagi donk ketimbang swasta.
Abi bilang lebih baik reguler aja ketimbang extention.
Abi bilang lebih baik nambah ilmu ketimbang nambah gelar.

Tapiiiii……..
Kira-kira bakal tembus ga sih???
Kira-kira masih encer ga sih???
Kira-kira beneran sanggup ga sih???

Hemmmm….
Mau ambil negeri, tapi jurusan yang diincer ga ada
Mau ambil jurusan, tapi di negerinya ga ada

Mau ambil luar kota, jelas lebih ga sanggup
Pergi sendirian, ga mau pisah sama Abi dan Dynda
Pergi rame-rame, biaya hidup pasti membengkak

Haduuuuuhhhhhh….
Jadinya gimana ini……
Berharap tapi ga berharap juga…
Pengen tapi ga pengen juga…(-_-“)

Istikharah dulu lah,
biarkan Rabb yang menjawabnya 🙂

“Hanya keledai yang bisa jatuh dua kali ke dalam lubang yang sama” (1)

Awalnya aku tak pernah menyadari bahwa hidupku sudah sedemikian indahnya.
Meski menurutku ini belum cukup sempurna untuk semua impian-impian kami yang masih mengambang, namun bagi sebagian orang yang hanya dapat mengintip di luar sana, hidup yang ku punya sudah terasa amat menggerahkan bagi orang-orang berhati dengki.

Tanpa bermaksud untuk berkata kasar dan buruk, aku memilah-milih adakah kalimat yang lebih halus untuk menggambarkan seorang yang dengan tanpa hentinya, tanpa lelahnya, dan tanpa diketahui alasannya terus saja berkata buruk dan menghinakan keadaan orang lain seakan dia telah menggenggam dunia.

Aku tak pernah mengusikmu sebelumnya, sedikitpun tak pernah.
Yah, bagaimana mungkin aku mampu mengusikmu sementara kamu adalah istri dari teman baik suamiku (meskipun hampir seluruh teman-teman mereka ogah disebut sebagai teman suamimu).
Dan bagaimana mungkin aku mampu mengusikmu sementara berteman saja kita TIDAK.

Continue reading

Pemberian ASI eksklusif dan berbagai macam kendala serta solusinya

Sebagai seorang tenaga kesehatan, khususnya Bidan, saya tentu seringkali mendapat beragam pertanyaan dari beberapa pasien-pasien saya seputar kendala dalam pemberian ASI Eksklusif.
Banyaknya pertanyaan seputar kendala pemberian ASI eksklusif menunjukkan bahwa memang tak mudah menjadi “breastfeeding parents”, tapi tak mudah bukan berarti harus menyerah seketika, karena Tuhan menciptakan masalahnya beserta solusinya, hanya saja kita memang dituntut agar lebih bersabar dan bertekad keras mencari solusinya.

Berikut beberapa pertanyaan yang sering saya dapati di lapangan :

Q : ASI saya sedikit bahkan hampir tidak keluar.
A : Tetap semangat bu, ada banyak booster ASI, mulai dari yang bentuknya tablet, jamu, sampai yang lezat seperti susu. Juga ada banyak sekali macam sayuran yang bisa menjadi booster ASI.
Sementara ibu berjuang untuk memproduksi ASI, bayi ibu akan tetap tahan berpuasa selama 3 hari di awal kelahirannya, begitu luar biasa bukan Allah menyempurnakan ciptaan-Nya, Subhanallah 🙂 Continue reading

Our 1st Weddingversary

1 tahun ƔåΩƍ lalu, telah terucap janji suci dari seorang ƔåΩƍ kucinta & mencintaku, dari seorang ƔåΩƍ kupilih & memilihku.

“Aku terima nikah & kawinnya Elda Juniarti binti Ilyas dengan mas kawin uang sebesar sepuluh ribu enam ratus delapan puluh delapan rupiah dibayar tunai.”

1 tahun mahligai ini tercipta.
Telah diizinkan pula oleh Allah hadirnya sang Qurota’ayun sebagai penyempurna kerajaan kecil ini.
Seorang putri ƔåΩƍ InsyaAllah cantik rupa dan akhlaknya.
Seorang putri ƔåΩƍ InsyaAllah telah dan akan selalu menjadi kebanggaan serta kebahagiaan semua orang.

Banyak berkah dan hadiah indah nan luar biasa dalam hidupku.
Termasuk sang putri ƔåΩƍ kini telah mampu tengkurap & membolak-balik badannya sendiri di usia ƔåΩƍ baru 2,5 bulan.
Suatu kebanggaan luar biasa tentunya di tengah kebahagiaan kami.

Allahu Rabbi, dengar dan ijabahlah do’a kami.
Izinkan kami selalu sakinah dan mawaddah dalam mahligai ini, serta berikan pula Ridho dan Rahmat-Mu ƔåΩƍ tak kunjung putus bagi bahtera ƔåΩƍ kami bina.

Semoga rumah tangga ini akan terus meningkat dalam segala hal, dari waktu ke waktu, termasuk cinta ƔåΩƍ kami punya.

…Aaamiiin Allahumma Aaamiiin…

My 24th Birthday

Alhamdulillah Alhamdulillah Alhamdulillah

Allahu Rabbi, maka nikmat-Mu yang mana lagi yang bisa aku dustakan???

24 tahun usiaku kini, sempurna sudah hidup yang Engkau berikan.
Suami yang sabar dan penuh cinta.
Putri kecil yang akan menjadi kebanggaan.

Di usia yang hampir menjelang 1/2 abad ini, aku belajar, dan masih akan terus selalu belajar.
Belajar bersabar dalam kehinaan.
Belajar ikhlas dalam kekurangan.
Belajar tegar dalam ujian.

Lebih dari itu, aku terus belajar demi orang-orang yang ku cintai.
• Aku terus belajar bagaimana menjadi putri kebanggaan bagi ibu dan bapak.
• Aku terus belajar bagaimana menjadi menantu & ipar yang menyenangkan bagi keluarga suamiku.
• Aku terus belajar bagaimana menjadi istri yang selalu dapat mencukupi kebutuhan suami.
• Aku terus belajar bagaimana menjadi ibu yang baik bagi putriku.

Hidup yang Kau beri memang tidaklah mudah, Rabb.
Tapi aku yakin bisa melaluinya dengan baik.
اِ نْ شَآ اللّهُ
أمـــــين يَآ رَبَّ الْعَالَمِينَ

Filosofi di Balik Nama Dynda

Alhamdulillah Alhamdulillah Alhamdulillah…….Qurota’ayun kami yang pertama telah lahir ke dunia.
Terlahir sebagai perempuan, tepat pada hari Senin, 09 April 2012, atau pada tanggal 17 Jumadil Awal 1433 H, pada pukul 19.20 WIB bertepatan dengan berkumandangnya Adzan Isya untuk wilayah Kota Palembang.

Berharap dia menjadi putri yang cantik, baik rupa maupun akhlaknya, maka kami telah menyiapkan sebuah nama yang Insya Allah akan menjadi doa sepanjang masa bagi dirinya, “Afifah Zhufairah Dynda Hidayat”.

Adapun harapan dan doa yang kami selipkan lewat makna di balik nama Dynda ini adalah :

[click here]

Aku dan Detik-Detik Persalinan

Hamilku 39 minggu sudah, dan menurut perhitunganku berdasarkan HPHT (Hari Pertama Haid Terakhir), taksiran persalinan (TP) si kakak jatuh pada tanggal 15 April 2012, satu minggu lagi lebih kurang ya Nak 🙂

Malam itu, sepulang dari Graha Pena Sumeks, aku merasa Αϑά ƔåΩƍ menekan dan membuat tak nyaman di bagian bawah panggulku, dan beberapa kali aku harus berganti pakaian dalam karna pipisku ƔåΩƍ tiba2 keluar tanpa Αϑά HIV (Hasrat Ingin Vivis) sebelumnya.
Hanya sebatas itu, meski semalaman akhirnya tak juga bisa memejamkan mata karna ngilu ƔåΩƍ sering hilang-timbul di perut bagian bawahku.

[Lanjoooootttt……..]